Memahami OWASP Top 10 (2025): Panduan Wajib Bug Hunter Pemula
Jika Kali Linux adalah senjatanya, maka OWASP Top 10 adalah daftar target buruannya.
Banyak pemula bingung saat mulai hunting: "Saya harus cari bug apa?". Jawabannya ada di artikel ini. OWASP (Open Web Application Security Project) Top 10 adalah dokumen standar global yang mencatat 10 risiko keamanan aplikasi web paling kritis saat ini.
Menguasai daftar ini hukumnya wajib bagi seorang Bug Hunter, karena sebagian besar program bounty membayar mahal untuk celah-celah ini.
Daftar Isi
Apa Itu OWASP Top 10?
Bayangkan OWASP Top 10 sebagai "Peta Harta Karun". Ini adalah daftar 10 jenis kerentanan yang paling sering ditemukan dan paling berbahaya di internet. Daftar ini diperbarui secara berkala (versi terbaru saat ini adalah edisi 2021).
Jika Anda melaporkan bug yang masuk dalam kategori ini, kemungkinan besar laporan Anda akan diterima (Valid) dan dibayar (Rewarded).
Peringkat 1-5 (Paling Mematikan)
A01: Broken Access Control (Juara Bertahan)
Ini adalah rajanya bug saat ini. Sederhananya: Pengguna bisa melakukan hal yang seharusnya tidak boleh mereka lakukan.
- Contoh Kasus: User biasa (Agus) bisa membuka halaman Admin hanya dengan mengubah URL dari
/user/dashboardmenjadi/admin/dashboard. - Tips Hunting: Cek IDOR (Insecure Direct Object Reference). Cobalah ganti ID di URL profil Anda dengan ID pengguna lain.
A02: Cryptographic Failures
Dulunya disebut Sensitive Data Exposure. Ini terjadi ketika data rahasia (password, NIK, kartu kredit) tidak dienkripsi atau menggunakan enkripsi jadul yang mudah dijebol.
- Contoh: Website menyimpan password user di database dalam bentuk teks asli (clear text), bukan hash.
A03: Injection
Bug favorit para hacker di film-film. Terjadi ketika aplikasi menerima input berbahaya tanpa disaring, sehingga server "tertipu" dan menjalankan perintah tersebut.
Jenis paling terkenal adalah SQL Injection (SQLi) dan Cross-Site Scripting (XSS).
Contoh Payload SQL Injection Sederhana:
' OR 1=1; --
Jika Anda memasukkan kode di atas pada kolom login dan berhasil masuk tanpa password, itu adalah SQL Injection.
A04: Insecure Design
Ini kategori baru. Bug ini bukan karena salah koding, tapi karena salah konsep sejak awal.
- Contoh: Website toko online memberikan diskon 100% jika user membeli barang dalam jumlah negatif (-1). Ini cacat logika bisnis.
A05: Security Misconfiguration
Kesalahan konfigurasi yang "sepele" tapi fatal.
- Contoh: Lupa mengganti password default (
admin:admin), atau membiarkan pesan error menampilkan detail struktur database secara lengkap ke publik.
Peringkat 6-10 (Sering Terabaikan)
- A06: Vulnerable and Outdated Components — Website menggunakan plugin/tema WordPress tahun 2018 yang sudah punya celah keamanan publik (CVE).
- A07: Identification and Authentication Failures — Sistem login yang lemah. Contoh: Tidak ada pembatasan percobaan login (No Rate Limiting), sehingga hacker bisa mencoba ribuan password (Brute Force).
- A08: Software and Data Integrity Failures — Aplikasi mempercayai update atau plugin dari sumber yang tidak terverifikasi.
- A09: Security Logging and Monitoring Failures — Website tidak mencatat log aktivitas hacker, sehingga admin tidak sadar sedang diserang.
- A10: Server-Side Request Forgery (SSRF) — Hacker memaksa server website untuk menyerang server lain di jaringan internal.
Cara Belajar Efektif untuk Pemula
Melihat 10 daftar di atas mungkin membuat pusing. Jangan dipelajari sekaligus! Gunakan strategi ini:
- Pilih Satu Dulu: Mulailah dari A01 (Access Control) atau A03 (Injection/XSS) karena paling mudah dipahami visualnya.
- Praktek di Lab: Jangan coba-coba di website orang lain tanpa izin. Gunakan lab legal seperti OWASP Juice Shop atau DVWA.
- Siapkan Tools: Untuk mencari celah ini, Anda butuh alat seperti Burp Suite yang berjalan di Kali Linux.
👉 Belum punya Kali Linux? Install dulu lewat panduan ini: Tutorial Install Kali Linux & Setup Lab Hacking.
Penutup
Memahami OWASP Top 10 adalah langkah besar dari sekadar "script kiddie" menjadi seorang peneliti keamanan yang paham konteks.
Di artikel selanjutnya, kita akan membahas "Senjata Utama" untuk membedah bug-bug di atas, yaitu Burp Suite.

0 Response to "Memahami OWASP Top 10 (2025): Panduan Wajib Bug Hunter Pemula"
Posting Komentar